Aljabar relasional adalah sebuah bahasa query prosedural yang terdiri dari sekumpulan operasi dimana masukkannya adalah satu atau dua relasi dan keluarannya adalah sebuah relasi baru sebagai hasil dari operasi tersebut. Operasi-operasi dasar dalam aljabar relasional adalah :
Disamping operasi-operasi dasar terdapat beberapa operasi tambahan seperti set intersection, natural join, division dan theta join. Lebih jelasnya akan dibahas pada pembahasan kali ini, dengan menggunakan tabel bantuan dibawah ini semoga dapat mempermudah menangkap materi.
Tabel Film1
Tabel Film 2
1. Operasi Select ( σ )
Operasi Select berfungsi
untuk menyeleksi tuple-tuple yang memenuhi predikat yang diberikan dari sebuah
tabel relasi.dan simbol yang digunkan adalah simbol sigma “σ” simbol ini
digunakan untuk menunjukkan operasi select.
Contoh penggunaan )perasi Select :
Misalkan kita mau mencari hasil Film berdasrkan σjenis=“action”
(film1)
maka hasil yang keluar :
Operasi project
berfungsi untuk memilih nilai atribut-atribut tertentu saja dari sebuah tabel
relasi. Simbol phi “π ” digunakan untuk menunjukkan operasi project. Predikat
muncul sebagai subscript dari π dan hanya nama atribut yang diinginkan yang
ditulis dalam predikat. Argumen diberikan dalam tanda kurung yang mengikuti π dan berisi tabel relasi yang dimaksud.
Contoh penggunaan Operasi Project :
Misalkan kita ingin
memilih kode_film,jenis
dan judul
dari tabel
film :
π kode_film,jenis,judul
(film1)
maka hasil yang keluar :
3. Operasi Union ( ∪ )
Operasi union berfungsi
untuk mendapatkan gabungan nilai atribut dari sebuah tabel relasi dengan nilai
atribut dari tabel relasi lainnya. Simbol “∪” digunakan untuk
menunjukkan operasi union. Operasi union bernilai benar bila terpenuhi 2
kondisi, yaitu : Derajat dari 2 tabel relasi yang dioperasikan harus sama dan
domain dari atribut yang dioperasikan juga harus sama.
Contoh penggunaan Operasi Union :
Misalkan kita ingin
menggabungkan judul dari 2 tabel :
π judul(film1) ∪ π judul(film2)
maka hasil yang keluar :
Perhatikan bahwa judul "Love Story" hanya muncul sekali pada
hasil operasi, ini karena relasi adalah set sehingga nilai duplikat
dihilangkan.
4. Operasi Set Differrence ( - )
Operasi set difference
berfungsi untuk mendapatkan nilai yang ada dalam sebuah tabel relasi, tapi
tidak ada dalam tabel relasi lainnya. Simbol “-“ digunakan untuk menunjukkan
operasi set difference.
Contoh penggunaan Operasi Set Difference :
Misalkan kita ingin mencari judul film 1 yang tidak ada di judul film 2 :
π judul(film1) - π judul(film2)
maka hasil yang keluar :
Perhatikan bahwa judul
"Love Story" tidak ditampilkan lagi karena memang "Love
Story" juga ada di tabel film 2. Operasi ini tidak akan menampilkan isi
dari tabel yang lainnya.
5. Operasi Cartesian Product ( X )
Operasi cartesian
product berfungsi untuk mengkombinasikan informasi yang ada dalam 2 tabel
relasi dan menghasilkan sebuah tabel relasi yang baru. Simbol “x“ digunakan
untuk menunjukkan operasi set difference.
Contoh penggunaan Operasi Cartesian Product :
Misalkan kita ingin
mengkombinasikan tabel film 1 dan film 2 :
film1 X film2
maka hasil yang keluar :







Tidak ada komentar:
Posting Komentar